STAI Miftahul Ulum Tasikmalaya, Menjaga Asa Pendidikan Tinggi Islam di Pedesaan

TASIKMALAYA — Di tengah keterbatasan akses pendidikan tinggi di wilayah pedesaan, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Miftahul Ulum Tasikmalaya hadir sebagai ikhtiar membentuk generasi muslim yang berilmu, berakhlak, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat.

Kampus ini lahir dari kesadaran kolektif para tokoh pendidikan Islam di Tasikmalaya akan pentingnya menghadirkan perguruan tinggi Islam yang mampu membangun peradaban bangsa, terutama di daerah yang jauh dari pusat pendidikan tinggi.

Didirikan oleh Yayasan Pendidikan Islam Miftahul Ulum Tasikmalaya, pendirian STAI Miftahul Ulum diresmikan melalui Surat Keputusan Nomor 041/YPI-M/I/2008, tanggal 10 Januari 2008. Pengakuan pemerintah kemudian datang melalui Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Nomor Dj.I/149/2012, yang menetapkan kampus ini sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta.

Berlokasi di Jalan Raya Derah, Desa Karyabakti, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya, STAI Miftahul Ulum berkembang menjadi salah satu pusat pendidikan Islam terkemuka di kawasan Priangan Timur. Saat ini, kampus membuka Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) dan Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyah), serta menambah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dan Hukum Ekonomi Syariah (HES) untuk menjawab kebutuhan umat dan perkembangan zaman.

Dengan visi menjadi Center of Excellent dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat berbasis Islam pada tahun 2030, STAI Miftahul Ulum berkomitmen melahirkan lulusan bercirikan Ulul Albab: generasi yang berilmu, berzikir, dan berpikir kritis.

“Pendidikan tinggi Islam harus menjadi lokomotif kemajuan masyarakat. Kami ingin alumni STAI Miftahul Ulum mampu menjadi agen perubahan, membawa nilai Islam ke dalam praktik kehidupan,” ujar salah satu pimpinan kampus.

Di tengah semangat membangun Indonesia Emas 2045, STAI Miftahul Ulum terus mengokohkan peran sebagai penjaga asa pendidikan tinggi Islam di pedesaan, menjembatani cita-cita umat dengan realitas zaman.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *